Peringatan Hari Lahir KNPI ke-53, Gilang Gusmana: Perusahaan Di Sukabumi Berkontribusi Turunkan Angka Pengangguran.
SUKABUMI– Dalam rangka memperingati hari lahir Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang ke-53, Gilang Gusmana Ketua KNPI Sukabumi, menegaskan seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Sukabumi memiliki tanggung jawab besar untuk ikut serta mengurangi angka pengangguran yang masih menjadi tantangan utama daerah.
Menurutnya, kehadiran perusahaan di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan mencari keuntungan semata, melainkan juga membawa dampak positif bagi kesejahteraan warga sekitar, terutama dalam menyerap tenaga kerja lokal.
”Di momen peringatan KNPI ke-53 ini, saya tegaskan dengan tegas: setiap perusahaan yang berdiri di Sukabumi harus berkontribusi nyata mengurangi angka pengangguran. Gunakan sebesar mungkin tenaga kerja asli putra-putri daerah, jangan hanya mendatangkan tenaga dari luar jika masih ada warga lokal yang membutuhkan pekerjaan,” ujar Gilang Gusmana usai Acara Peringatan Hari Lahir KNPI ke-53, Kamis (23/7/2026) di Bumi Perkemahan Yustik Kota Sukabumi.
Ia menambahkan, selain membuka kesempatan kerja, perusahaan juga diharapkan rutin mengadakan pelatihan keterampilan bagi pemuda Sukabumi agar kemampuan mereka meningkat dan siap bersaing di dunia kerja.
”Kami berharap sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan organisasi pemuda terjalin dengan baik. Jika lapangan kerja terbuka luas, maka kesejahteraan masyarakat akan meningkat dan potensi masalah sosial bisa dicegah sejak dini,” tambahnya.
Sementara itu dilokasi yang sama, Yudha Sukanagara Anggota DPRD Sukabumi mengajak kepada kepada kepemudaan agar bisa menciptakan pendapatan untuk keberlangsungan organisasi maupun perorangan.
”Jadi bukan hanya fokus pada proposal saja untuk keberlangsungan orgasasi, jadi pemuda hari ini harus bisa berinovasi untuk meraih pendapatan secara mandiri”Tandas Yudha.
Peringatan hari lahir KNPI ke-53 ini diharapkan menjadi momentum pengingat bagi seluruh pihak, bahwa kemajuan daerah hanya bisa dicapai jika semua elemen bekerja sama mengatasi masalah mendasar seperti pengangguran.
Red