Bayi Perempuan Ditemukan Meninggal di Sungai Komba, Polres Jayapura Lakukan Penyelidikan
SENTANI, PAPUA — Personel Polres Jayapura tengah melakukan penanganan dan penyelidikan terkait penemuan jenazah seorang bayi perempuan di aliran Sungai Komba, sekitar Jembatan Komba, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu (30/8/2026).
Jenazah bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Zamek (26), yang saat itu sedang mencari ikan bersama sejumlah rekannya di sekitar lokasi kejadian.
Kapolres Jayapura melalui Kasat Reskrim AKP Axel Panggabean, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan penemuan tersebut bermula ketika saksi melihat benda yang menyerupai tali pusar mengapung di permukaan sungai.
“Berawal dari kecurigaan saksi melihat benda yang menyerupai tali pusar mengapung di sungai. Setelah didekati, ternyata ditemukan sesosok bayi perempuan. Saksi kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas kepolisian terdekat,” ujar AKP Axel, Senin (31/8/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel gabungan dari Polsek Sentani Kota, Pos Polisi Pasar Lama, Pamapta Polres Jayapura, serta Tim Inafis Satreskrim Polres Jayapura langsung mendatangi lokasi kejadian.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas melakukan pengamanan lokasi, pemeriksaan awal terhadap jenazah, serta olah TKP guna mengumpulkan sejumlah informasi dan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
“Dari hasil pemeriksaan awal, bayi tersebut ditemukan masih dengan tali pusar dan ari-ari yang melekat. Petugas juga menemukan adanya lilitan kain pada bagian leher bayi,” jelas AKP Axel.
Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jenazah bayi kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura. Selanjutnya, jenazah akan menjalani visum et repertum serta pengambilan sampel untuk pemeriksaan DNA.
Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses identifikasi korban sekaligus untuk membantu mengungkap penyebab kematian dan latar belakang peristiwa tersebut.
AKP Axel menegaskan, pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab kematian maupun mengarahkan kasus tersebut pada dugaan tindak pidana tertentu sebelum hasil pemeriksaan medis dan penyelidikan secara menyeluruh diperoleh.
“Saat ini Polres Jayapura masih terus mengumpulkan keterangan dari para saksi dan bukti-bukti lain di lapangan. Tujuannya untuk mengungkap secara terang latar belakang peristiwa ini serta pihak yang bertanggung jawab,” tegasnya.
Polres Jayapura mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi berkaitan dengan penemuan jenazah bayi tersebut agar segera melapor kepada pihak kepolisian terdekat. Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu proses penyelidikan dan pengungkapan kasus.
Kasi Humas Polres Jayapura
Red