Akhirnya Terungkap! Penyebab Kematian Satu Keluarga di Lokasi Glamping Temanggung
OKINEWS SEMARANG – Setelah hampir tiga pekan menjadi misteri, Polda Jawa Tengah akhirnya memastikan penyebab tewasnya satu keluarga asal Semarang yang ditemukan meninggal dunia di dalam tenda wisata glamping Posong, Temanggung. Tragedi itu dipicu oleh keracunan gas karbon monoksida dari pembakaran briket arang, mematahkan dugaan awal soal kebocoran gas atau makanan beracun.
Keterangan resmi disampaikan Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, dalam konferensi pers di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Senin (15/6/2026). Pihak kepolisian juga memamerkan barang bukti utama berupa tungku tanah liat yang disediakan pengelola wisata untuk keperluan memasak atau memanggang.
Dari hasil penyelidikan, rekonstruksi, dan simulasi di lokasi, diketahui awalnya tungku itu digunakan di luar tenda. Namun, saat suhu udara semakin dingin pada malam hari, tungku yang masih berisi api itu dibawa masuk ke dalam tenda untuk penghangat ruangan. Karena tenda tertutup rapat dan minim sirkulasi udara, gas beracun hasil pembakaran pun menumpuk hingga mencapai kadar mematikan.
“Sekarang kami sampaikan hasil penyelidikan ilmiah lengkap, mulai olah TKP, autopsi, labfor, hingga pemeriksaan saksi. Semua bukti mengarah ke satu kesimpulan,” jelas Artanto.
Kabid Dokkes Polda Jateng, Kombes Pol drg Agung Hadi Wijanarko, menambahkan hasil pemeriksaan medis memperkuat fakta itu. Tidak ditemukan luka kekerasan di tubuh korban, juga tidak ada jejak zat beracun seperti sianida. Pemeriksaan darah dan barang bukti justru menunjukkan kandungan karbon monoksida yang sangat tinggi.
“Kematian terjadi karena keracunan gas tersebut yang menyebabkan mati lemas saat tidur. Tidak ada unsur kejahatan atau pemberian racun,” tegas Agung.
Selama pengusutan, polisi memeriksa 27 saksi, mulai dari pengelola wisata, kerabat, tetangga, hingga pengunjung lain. Semua bukti menyimpulkan peristiwa ini adalah kecelakaan tragis akibat kesalahan penggunaan alat pembakaran di ruang tertutup.
(Tim Redaksi)