PDIP Sindir Seskab Teddy: Bandingkan dengan Malaysia, Itu Bohong yang Dirancang!
OKINEWS JAKARTA – Pernyataan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang menyebut harga Pertamax di Indonesia jauh lebih murah dibandingkan negara tetangga, menuai kritik tajam dari kader PDIP, Guntur Romli. Melalui unggahan videonya di media sosial X pada Minggu (14/6/2026), Guntur menilai perbandingan yang disampaikan Teddy tidak lengkap dan disebutnya sebagai kebohongan yang disusun secara sengaja.
Sebelumnya, Teddy menjelaskan bahwa harga Pertamax di Indonesia sebesar Rp16.250 per liter masih jauh lebih terjangkau jika dibandingkan dengan harga di Filipina (Rp22.158), Thailand (Rp28.910), hingga Singapura yang tembus Rp42.971.
Namun bagi Guntur, ada satu negara penting yang justru dihilangkan dari daftar perbandingan tersebut, yaitu Malaysia. Padahal, Malaysia adalah negara tetangga terdekat dan memiliki karakteristik ekonomi yang lebih relevan untuk disandingkan dengan Indonesia.
"Pertanyaan saya sederhana: mengapa Seskab Teddy tidak menyebut dan membandingkan dengan Malaysia? Apa sebenarnya yang ditakutkan Teddy hingga harus menghilangkan Malaysia dari peta perbandingan?" tegas Guntur dalam videonya.
Menurut Guntur, langkah sengaja tidak memasukkan data harga dari Malaysia membuktikan bahwa grafik dan data yang dipamerkan pemerintah bukan sekadar keliru hitungan, melainkan rekayasa.
"Grafik yang dipamerkan Seskab Teddy bukan cuma keliru. Ini adalah kebohongan yang dirancang sengaja, rapi, dan penuh kalkulasi politik," tandas Guntur Romli, yang menilai penjelasan tersebut dibuat hanya untuk membenarkan kenaikan harga di dalam negeri.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Seskab Teddy maupun pihak pemerintah terkait kritikan keras yang disampaikan oleh politikus PDIP tersebut.
(Tim Redaksi)