MUI Kabupaten Sukabumi Periode 2026–2031 Resmi Dilantik, Sinergi Ulama dan Pemerintah Diperkuat
SUKABUMI – Kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi masa bakti 2026–2031 resmi dilantik. KH. E Fatahillah Nadziri kembali dipercaya memimpin organisasi keumatan tersebut untuk lima tahun ke depan.
Pelantikan berlangsung di Gedung Bazul Asyhab, Kompleks Pusbangdai Cikembang, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, serta sejumlah tokoh ulama dan tamu undangan lainnya.
Bupati Sukabumi H. Asep Japar dalam sambutannya mengatakan, pembangunan daerah tidak cukup hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur dan sektor fisik. Pembangunan mental dan spiritual masyarakat juga menjadi bagian penting yang harus mendapatkan perhatian.
Menurutnya, tantangan kehidupan masyarakat semakin kompleks seiring perkembangan teknologi, modernisasi, dan arus globalisasi. Kondisi tersebut membutuhkan peran aktif para ulama dalam memberikan pembinaan dan bimbingan kepada masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program kerja MUI. Semua ini untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, menjaga kerukunan umat, dan membimbing masyarakat menuju tatanan sosial yang lebih agamis, harmonis, dan sejahtera,” ujar Asep Japar.
Ia menilai, sinergitas antara pemerintah daerah dengan ulama merupakan salah satu kekuatan penting dalam membangun Kabupaten Sukabumi. Doa, nasihat, serta bimbingan para kiai dan alim ulama dinilai sangat dibutuhkan dalam menjalankan pemerintahan.
“Kami mohon doa dan dukungan para kiai agar terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah),” ucapnya.
Asep Japar juga menegaskan bahwa ulama memiliki posisi strategis dalam menjaga akidah, membina kehidupan keagamaan, mempererat persatuan, sekaligus memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Atas dilantiknya jajaran pengurus MUI Kabupaten Sukabumi periode 2026–2031, Bupati menyampaikan ucapan selamat dan berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Selamat mengemban amanah sebagai pembimbing umat, penjaga akidah, perekat persatuan, serta mitra pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan dan persoalan umat yang semakin dinamis,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Sukabumi KH. E Fatahillah Nadziri mengajak seluruh jajaran pengurus untuk membangun organisasi dengan mengedepankan kekompakan, kebersamaan, dan persatuan.
Menurutnya, ketiga hal tersebut merupakan modal penting untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi MUI dalam memberikan pelayanan dan kemaslahatan bagi umat.
“Pekerjaan atau tugas seberat apa pun akan terasa ringan jika di dalamnya terdapat kekompakan, kebersamaan, dan persatuan. Mari kita bersama-sama memajukan, meramaikan, dan mengangkat marwah MUI. Insyaallah MUI akan terus maju,” ungkapnya.
KH. E Fatahillah Nadziri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap rangkaian kegiatan MUI Kabupaten Sukabumi, mulai dari pelaksanaan Musyawarah Daerah hingga proses pelantikan.
Ia turut mengucapkan terima kasih kepada jajaran pengurus MUI periode sebelumnya yang telah menjalankan amanah dan menjaga keberlangsungan organisasi.
“Terima kasih kepada semuanya, termasuk pengurus MUI yang lama. Sejak Musyawarah Daerah hingga pelantikan ini semua berjalan aman, damai, dan sukses. Mari kita terus majukan MUI,” pungkasnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru MUI Kabupaten Sukabumi periode 2026–2031, diharapkan sinergi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat. MUI juga diharapkan mampu terus berperan dalam pembinaan umat, memperkuat nilai-nilai keagamaan, menjaga persatuan, serta ikut mendorong terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang maju, harmonis, dan Mubarakah.
Red