Ketua DAD Kotabaru Serukan Persatuan dan Toleransi di Momentum HUT ke-81 RI
KOTABARU – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kotabaru, Muhamad Yani, mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, serta bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan kondusif.
Ajakan tersebut disampaikan Yani pada Jumat (21/8/2026). Ia mengimbau masyarakat untuk turut menyemarakkan momentum kemerdekaan dengan mengibarkan Bendera Merah Putih sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurutnya, kemerdekaan bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi merupakan amanah yang harus dijaga melalui sikap persatuan, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama.
“Kemerdekaan bukan hanya tentang bendera, tetapi tentang semangat menjaga keutuhan NKRI. Mari kita rayakan dengan penuh syukur dan kebersamaan,” ujar Yani.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berpotensi menimbulkan perpecahan. Menurutnya, perbedaan suku, budaya, maupun latar belakang harus menjadi kekuatan dalam membangun daerah dan bangsa.
Terkait penggunaan bendera adat Dayak, Yani turut memberikan penjelasan. Ia menegaskan bahwa simbol adat tersebut merupakan bagian dari identitas dan ekspresi budaya masyarakat Dayak, bukan bentuk perlawanan terhadap negara.
“Bendera Dayak adalah ekspresi budaya, bukan perlawanan. Kami berkomitmen penuh menjaga persatuan di bawah naungan Merah Putih,” tegasnya.
Yani berharap seluruh elemen masyarakat dapat mengambil bagian dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berlangsung.
Ia menilai, suasana yang aman, damai, dan penuh kebersamaan menjadi modal penting agar semangat kemerdekaan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.
“Dirgahayu Republik Indonesia. Mari kita jaga keutuhan tanah air dari segala ancaman perpecahan dan terus perkuat persaudaraan di tengah keberagaman,” pungkasnya.
MY