Indonesia Adalah Rumah Bersama
Ketua Aliansi Indonesia Timur Emanuel Mikael Kota mengutuk keras segala bentuk kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa dalam peristiwa bentrokan di Menteng, Jakarta Pusat. Siapa pun pelakunya wajib mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Ketum AIT juga mengingatkan seluruh masyarakat agar tidak menjadikan peristiwa ini sebagai alasan untuk menyebarkan kebencian terhadap suku, etnis, atau masyarakat dari daerah tertentu. Kejahatan adalah tanggung jawab pelaku, bukan identitas komunitasnya. Upaya menggeneralisasi kesalahan individu kepada seluruh kelompok merupakan tindakan yang tidak adil dan berpotensi memecah persatuan bangsa.
Emanuel yang biasa disapa Manche meminta aparat penegak hukum bertindak cepat, profesional, dan transparan dalam mengusut tuntas perkara ini, sekaligus menindak siapa pun yang menyebarkan provokasi, ujaran kebencian, maupun informasi palsu yang dapat memperkeruh situasi.
Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia Timur di mana pun berada untuk tetap tenang, tidak mudah terpancing emosi, serta mempercayakan penyelesaian perkara ini kepada proses hukum. Jangan ada aksi balasan, jangan ada penghakiman berdasarkan identitas, dan jangan ada ruang bagi pihak-pihak yang ingin memanfaatkan tragedi ini untuk memecah belah persaudaraan anak bangsa.
Indonesia adalah rumah bersama. Hukum harus ditegakkan secara tegas, tetapi persatuan nasional harus tetap menjadi prioritas yang dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.
Red