SUKABUMI — Pemerintah Kabupaten Sukabumi menerima bantuan obat antituberkulosis (TBC) khusus anak dari PT Indofarma (Persero). Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung upaya penanganan TBC pada anak sekaligus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Divisi PT Indofarma (Persero), Guntoro, kepada Bupati Sukabumi H. Asep Japar di Pendopo Sukabumi, Kamis (15/10/2026).
Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Indofarma sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam mendukung penanganan tuberkulosis pada anak.
Kepala Divisi PT Indofarma (Persero), Guntoro, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung program kesehatan masyarakat. Melalui program TJSL, Indofarma berupaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan dukungan pengobatan.
“Hari ini kami hadir untuk memberikan bantuan obat antituberkulosis anak. Bantuan ini merupakan bagian dari program TJSL,” ujar Guntoro.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan serupa juga telah dilakukan di sejumlah daerah di Jawa Barat, di antaranya Kabupaten Bogor, Kota Sukabumi, dan Bekasi. Pihaknya berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan obat bagi pasien TBC anak serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kesehatan masyarakat.
“Semoga melalui program ini, kami dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Indofarma (Persero) atas dukungan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
Bupati menegaskan, bantuan obat TBC anak tersebut akan segera didistribusikan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi ke wilayah yang membutuhkan. Proses penyaluran akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah agar pemanfaatannya tepat sasaran.
“Setelah bantuan ini diterima, kami akan segera menyalurkannya ke setiap wilayah. Pendistribusiannya akan diatur sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah,” ungkap Asep Japar.
Ia berharap dukungan dari PT Indofarma dapat terus berlanjut sehingga kerja sama yang telah terjalin mampu memberikan kontribusi bagi pelaksanaan berbagai program kesehatan di Kabupaten Sukabumi.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak swasta memiliki peran penting dalam memperluas akses pelayanan kesehatan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Semoga kerja sama yang baik ini terus terjalin dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.
Asep Lodaya
