Menhan Sjafrie Perkuat Pembinaan Prajurit Yonif TP 885/Belibis Putih di Bojonegoro
Bojonegoro – Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, melaksanakan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 885/Belibis Putih di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (10/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian Pertahanan untuk memperkuat pembinaan prajurit sekaligus memastikan kesiapan satuan dalam mendukung sistem pertahanan negara serta memperkuat ketahanan wilayah.
Dalam kesempatan itu, Menhan Sjafrie memberikan arahan kepada seluruh prajurit agar senantiasa menjunjung tinggi disiplin, profesionalisme, loyalitas, serta memiliki karakter tangguh dalam menjalankan setiap tugas. Ia menegaskan bahwa kualitas sumber daya prajurit merupakan fondasi utama dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurut Menhan, Yonif TP 885/Belibis Putih diharapkan mampu menjadi satuan yang tidak hanya siap melaksanakan tugas pertahanan negara secara optimal, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan pembinaan teritorial.
Selain menekankan pentingnya kesiapan operasional, Menhan juga menggarisbawahi peran strategis satuan teritorial dalam mendukung pembangunan daerah. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat dinilai mampu menciptakan rasa aman, memperkuat ketahanan wilayah, serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembinaan dan pengabdian.
Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari komitmen Kementerian Pertahanan untuk memastikan setiap personel dan satuan TNI memiliki kemampuan, kedisiplinan, serta semangat pengabdian yang tinggi dalam menghadapi dinamika dan tantangan pertahanan di masa depan.
Melalui pembinaan yang berkesinambungan, Yonif TP 885/Belibis Putih diharapkan terus berkembang menjadi satuan yang profesional, adaptif, dan semakin memperkuat sinergi antara TNI dan rakyat sebagai kekuatan utama dalam menjaga pertahanan serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sumber: Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI).
Redaktur: Asep lodaya