Yusuf Taojiri Menangi Pilkades PAW Cibolang, Siap Lanjutkan Kepemimpinan Desa hingga 2030

SUKABUMI – Pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes) Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (Pilkades PAW) Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat demokrasi, Sabtu (4/7/2026). Seluruh tahapan pemilihan berjalan lancar di bawah pengamanan aparat keamanan hingga proses penghitungan suara selesai.
Musdes yang mengangkat tema “Terwujudnya Desa Cibolang yang Mandiri, Maju, dan Sejahtera” tersebut diselenggarakan di SDN 1 Mangkalaya. Sebanyak 121 peserta yang mewakili sembilan unsur kelembagaan masyarakat hadir secara penuh untuk menggunakan hak pilihnya dalam menentukan kepala desa yang akan melanjutkan sisa masa jabatan hingga tahun 2030.
Tiga kandidat mengikuti kontestasi Pilkades PAW, yakni Yusuf Taojiri dengan nomor urut 1, Suharyo nomor urut 2, dan Ardiansyah nomor urut 3. Proses pemungutan hingga penghitungan suara berlangsung terbuka dan disaksikan seluruh peserta Musdes.
Usai penghitungan suara, panitia menyerahkan hasil pemilihan kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Cibolang sebagai bagian dari tahapan penetapan hasil Musdes.
Berdasarkan hasil akhir, Yusuf Taojiri berhasil meraih suara terbanyak dengan 65 suara. Sementara Ardiansyah memperoleh 47 suara dan Suharyo mendapatkan 9 suara. Dengan perolehan tersebut, Yusuf Taojiri resmi terpilih sebagai Kepala Desa Cibolang Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk melanjutkan masa jabatan hingga tahun 2030.
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Mochamad Reza Taojiri, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Pilkades PAW yang dinilai berjalan demokratis, aman, dan menunjukkan tingginya partisipasi para peserta Musdes.
“Alhamdulillah pelaksanaan Pilkades PAW Desa Cibolang hari ini berjalan dengan baik. Antusiasme peserta sangat tinggi, seluruh tahapan berlangsung tertib, aman, dan demokrasi di Desa Cibolang dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk kembali mempererat persatuan setelah proses pemilihan selesai. Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi dan sudah saatnya seluruh elemen masyarakat bersinergi membangun desa.
“Kita harus bersama-sama menjunjung tinggi sportivitas. Dalam demokrasi tentu ada yang memperoleh amanah dan ada yang belum berhasil. Bagi yang terpilih semoga mampu menjalankan tugas dengan baik serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sedangkan yang belum berhasil tetap semangat karena masih memiliki kesempatan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Desa Cibolang di masa mendatang,” pungkas politisi Fraksi Golkar tersebut.
Redaktur:Asep lodaya