Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
OkiNews OkiNews OkiNews
OkiNews OkiNews OkiNews
  • Breaking News
  • Hukum
  • Militer
  • Nasional
  • Opini
  • Polri
  • Sosial
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Breaking News
  • Hukum
  • Militer
  • Nasional
  • Opini
  • Polri
  • Sosial
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
OkiNews OkiNews OkiNews
OkiNews OkiNews OkiNews
  • Breaking News
  • Hukum
  • Militer
  • Nasional
  • Opini
  • Polri
  • Sosial
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Breaking News
  • Hukum
  • Militer
  • Nasional
  • Opini
  • Polri
  • Sosial
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Breaking News/Di Sela KTT G7, Trump Apresiasi Sikap Xi dan Putin Soal Iran: Netralitas Cegah Eskalasi Konflik
Breaking News

Di Sela KTT G7, Trump Apresiasi Sikap Xi dan Putin Soal Iran: Netralitas Cegah Eskalasi Konflik

By admin
Juni 18, 2026 2 Min Read
0

 

Bahas Nasib Dana Iran: Aset Itu Milik Mereka, Bukan Milik AS

 

OKINEWS EVIAN‑LES‑BAINS, PRANCIS – Di tengah pertemuan puncak Kelompok Tujuh atau KTT G7 yang berlangsung di Évian‑les‑Bains, Prancis, Rabu (18/6/2026), Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengangkat isu besar hubungan internasional. Dalam konferensi persnya, Trump menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pujian tersebut dilontarkan karena kedua pemimpin besar dunia itu dinilai tetap berpegang pada sikap netral di tengah memanasnya situasi dan konflik yang melibatkan Iran.

Menurut pengamatan Trump, sikap tidak memihak yang ditunjukkan Beijing dan Moskow memiliki dampak positif yang sangat besar bagi kestabilan kawasan maupun dunia. Bahkan, ia meyakini bahwa andai saja kedua negara itu memilih berpihak pada salah satu kubu, konflik yang ada bisa saja berkembang menjadi jauh lebih rumit, meluas, dan berisiko tinggi.

“Saya ingin berterima kasih secara pribadi kepada Presiden Xi Jinping. Kami sudah berdiskusi, dan saya lihat dia benar‑benar menjaga sikap netral. Saya sangat menghargai itu. Hal yang sama juga saya sampaikan kepada Vladimir Putin, dia pun sangat netral. Tanpa sikap itu, saya yakin situasi saat ini bisa jauh lebih sulit bagi kami dan bagi semua pihak,” ungkap Trump dengan nada tegas.

Posisi tersebut, menurutnya, menjadi penyeimbang yang efektif agar jalur diplomasi tetap terbuka dan eskalasi konflik yang lebih besar dapat dihindari sepenuhnya.

Nasib Aset Iran Dibahas: Ditahan, Bukan Dikuasai

Selain menyoroti sikap politik kedua negara besar itu, Trump juga membuka suara mengenai kebijakan Washington yang selama ini menahan dan membekukan sejumlah aset keuangan milik Pemerintah Iran. Ia meluruskan pandangan publik internasional dengan penegasan yang jelas: dana tersebut tetaplah milik rakyat dan pemerintah Iran, Amerika Serikat hanya menahan, bukan menguasai atau mengklaimnya sebagai milik sendiri.

“Kami menahan uang mereka, kami membekukannya. Tapi ingat, ini bukan uang kami. Ini adalah uang mereka, aset mereka yang kami tahan berdasarkan kebijakan yang ada saat ini,” jelas Trump.

Lebih jauh, Trump memberikan sinyal menarik terkait masa depan aset tersebut. Ia mengisyaratkan bahwa pada waktunya, dana itu kemungkinan besar harus dikembalikan sepenuhnya kepada pemilik aslinya. Keputusan ini, menurutnya, bukan sekadar soal politik, melainkan berkaitan erat dengan kepercayaan dunia terhadap integritas sistem keuangan internasional serta posisi stabilitas mata uang dolar AS.

“Akan ada waktunya nanti, saya rasa kami harus mengembalikannya. Mengapa? Karena hal ini sangat berkaitan dengan bagaimana dunia melihat kami, kepercayaan terhadap sistem keuangan global, dan tentu saja untuk menjaga kekuatan serta stabilitas dolar Amerika Serikat di kancah dunia,” tambahnya.

Pernyataan ini menjadi sorotan utama mengingat pembekuan aset selama ini menjadi salah satu instrumen tekanan ekonomi paling kuat yang digunakan AS terhadap Iran. Isu pengembalian aset tersebut kini menjadi bahasan panas, di mana banyak pihak menilai hal ini bisa menjadi kunci pembuka hubungan baru atau kesepakatan diplomatik besar di masa mendatang.

 

(Tim Redaksi)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Hadapi El Nino Godzilla, Presiden Prabowo Panggil Mentan Amran: Pastikan Stok Aman & Petani Kuat

Next

Jago Lubuk Linggau Dideklarasikan, Kapolda Sumsel: Narkoba & Penipuan Umrah Ancaman Nyata Generasi Muda  

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — OkiNews. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme